Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.
Istri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setakwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah.
Justru istrimu hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita,
Menjadi Istri yang sholehah….
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama.
Istri menjadi tanah, kamu langit penaungnya,
Istri ladang tanaman, kamulah pemagarnya,
Istri kiasan ternakan, kamu gembalanya,
Istri adalah murid, kamu Mursyidnya,
Istri bagaikan anak kecil, kamulah tempat bermanjanya.
Saat istri menjadi madu, kamu teguklah sepuasnya,
Ketika istri menjadi racun, kamulah penawar bisanya,
Seandainya istri tulang yang bengkok, berhati hatilah meluruskannya.
Pernikahan atau perkawinan,
Menginsyafkan kita perlunya iman dan taqwa,
Untuk meniti sabar dan ridha Alloh SWT.
Karena memiliki istri yang tak sehebat wanita di angan kita,
Justru kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Rosululloh,
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahhuwajhah,
Kamu cuma suami akhir zaman,
Yang berusaha menjadi sholeh…
Ditulis dalam Agamaku | 2 Komentar »

