<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Keterbukaan dan Tatakrama</title>
	<atom:link href="http://yoyosuryo.wordpress.com/2008/05/01/keterbukaan-dan-tatakrama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yoyosuryo.wordpress.com/2008/05/01/keterbukaan-dan-tatakrama/</link>
	<description>catatan biasa dari orang biasa ...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Oct 2009 18:47:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: marmotji</title>
		<link>http://yoyosuryo.wordpress.com/2008/05/01/keterbukaan-dan-tatakrama/#comment-469</link>
		<dc:creator>marmotji</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 21:45:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yoyosuryo.wordpress.com/?p=25#comment-469</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum...
tulìsannya menyemangati banget

salam kenal...

&lt;em&gt;# terima kasih sudah mampir dan memberikan penilaiannya.....&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum&#8230;<br />
tulìsannya menyemangati banget</p>
<p>salam kenal&#8230;</p>
<p><em># terima kasih sudah mampir dan memberikan penilaiannya&#8230;..</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yoyo</title>
		<link>http://yoyosuryo.wordpress.com/2008/05/01/keterbukaan-dan-tatakrama/#comment-16</link>
		<dc:creator>Yoyo</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2008 00:48:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yoyosuryo.wordpress.com/?p=25#comment-16</guid>
		<description># Pa Saraswanto : terima kasih sudah sudi untuk mampir di blog saya
# Pa Ara : terima kasih juga, pasti saya absen Pa, yang hadir di blog saya, nanti kalau ada kesempatan, pasti saya mampir ke rumah Pa Ara.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p># Pa Saraswanto : terima kasih sudah sudi untuk mampir di blog saya<br />
# Pa Ara : terima kasih juga, pasti saya absen Pa, yang hadir di blog saya, nanti kalau ada kesempatan, pasti saya mampir ke rumah Pa Ara.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Pak Ara</title>
		<link>http://yoyosuryo.wordpress.com/2008/05/01/keterbukaan-dan-tatakrama/#comment-15</link>
		<dc:creator>Pak Ara</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 02:54:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yoyosuryo.wordpress.com/?p=25#comment-15</guid>
		<description>السلام عليكم ورحمة االه وبركا ته
numpang absen pak yoyo.... kapan mo maen krumah saya? bagaimana kabar keluarga? semoga kita selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Aamin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>السلام عليكم ورحمة االه وبركا ته<br />
numpang absen pak yoyo&#8230;. kapan mo maen krumah saya? bagaimana kabar keluarga? semoga kita selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Aamin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Saraswanto</title>
		<link>http://yoyosuryo.wordpress.com/2008/05/01/keterbukaan-dan-tatakrama/#comment-14</link>
		<dc:creator>Saraswanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 15:24:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yoyosuryo.wordpress.com/?p=25#comment-14</guid>
		<description>Oleh Orang jawa, manusia disebut &quot;Manungso&quot; yg artinya, manunggal dengan yang Maha Kuasa. Tetapi, justru manusia semakin sedikit, yang banyak adalah &quot;Wong&quot; atau &quot;Uwong&quot; yang berarti sifat manusiawi dan hewani masih kuat bersatu. Misalnya, masih banyak orang yg mengagung-agungkan Harta, Tahta atau derajat atau kekuasaan. Akibatnya manusia senang dipuji dan disanjung. Padahal yg berhak semuanya itu adalah Allah SWT. Itulah godaan Setan. Untuk menghilang sifat itu, kita harus dapat meper hawa nafsu, dengan cara puasa dan menahan diri.

Orang akan lebih fanatik jika mendapat sentuhan dengan hati bukan dengan kekuasaan. karena kekuasaan sebenarnya adalah semu bahkan dapat menimbulkan kebencian.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Orang jawa, manusia disebut &#8220;Manungso&#8221; yg artinya, manunggal dengan yang Maha Kuasa. Tetapi, justru manusia semakin sedikit, yang banyak adalah &#8220;Wong&#8221; atau &#8220;Uwong&#8221; yang berarti sifat manusiawi dan hewani masih kuat bersatu. Misalnya, masih banyak orang yg mengagung-agungkan Harta, Tahta atau derajat atau kekuasaan. Akibatnya manusia senang dipuji dan disanjung. Padahal yg berhak semuanya itu adalah Allah SWT. Itulah godaan Setan. Untuk menghilang sifat itu, kita harus dapat meper hawa nafsu, dengan cara puasa dan menahan diri.</p>
<p>Orang akan lebih fanatik jika mendapat sentuhan dengan hati bukan dengan kekuasaan. karena kekuasaan sebenarnya adalah semu bahkan dapat menimbulkan kebencian.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yoyo</title>
		<link>http://yoyosuryo.wordpress.com/2008/05/01/keterbukaan-dan-tatakrama/#comment-13</link>
		<dc:creator>Yoyo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 07:47:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yoyosuryo.wordpress.com/?p=25#comment-13</guid>
		<description>Alhamdulillah,
hatur nuhun pisan, terima kasih Bp. Budi Ari, andalah pengunjung pertama di blog saya dan telah menyampikan komentarnya, hatur nuhun.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah,<br />
hatur nuhun pisan, terima kasih Bp. Budi Ari, andalah pengunjung pertama di blog saya dan telah menyampikan komentarnya, hatur nuhun.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
