Ramadhan lagi, beda lagi, mungkin ?

Agustus 13, 2008 pukul 8:54 am | Ditulis dalam Agamaku | 13 Komentar

Tanggal 1 bulan September tahun dua ribu delapan. Saya tidak begitu tahu, ini kebetulan atau pemimpin kita sedang salah hitungan, atau saudara kita yang lainnya yang pinternya sudah melebihi aulia.

Yang lebih hebat, banyak Ulama yang seharusnya jadi panutan lebih mengejar dunia…Tak takutkah mereka dengan itu ?
Puaskah mereka melihat saudara kita yang lainnya kebingungan untuk ikut siapa, akankah hari itu puasa atau esoknya ?

Apakah puasa lebih rendah dari ibadah lainnya …..
Sehingga dengan tiada titik temu dalam penentuan awalnya puasa ….
Atau karena ketidak pedulian kita sehingga hal ini selalu ada……
Ya Rabbi ,…. Ya Alloh ….. ma’afkan atas kedunguan hamba …
Yang terlalu dangkal dalam menafsirkan kalam-Mu dan wasiat Rasul–Mu..
Tiada maksud hamba meninggalkan perintahmu …

Ya Alloh ya Rabbi Izzati …….
Siapakah yang akan membantuku mengembalikan nafsuku dari kesesatan yang membelengguku ?
Sebagaimana kuda liar dikendalikan dengan tali kekangnya
Masih ku ingat nasehat-Mu, … ya kekasih Alloh yang selalu diberkati
Nafsu bagai bayi, bila dibiarkan akan tetap menyusu, bila disapih ia akan berhenti menyusu.

Kumohon ampunan–Mu, karena hanya bisa bicara ….
Sungguh aku malu, karena hanya mengeluh tetapi ibadah tak pernah bisa sempurna.
Akankah itu seperti meminta  keturunan bagi orang mandul…?

Ma’afkan aku yang tak pernah berbekal untuk matiku dengan ibadah sunnah.
Tiada aku jalankan ibadah kecuali hanya yang wajib saja.
Semoga di Ramadhan nanti aku bisa belajar ibadah dan puasa.
Sehingga kudapatkan rahmah dan barokah-Mu yang melimpah.

Ya Alloh Ya Maha Rahman dan Rahiim ……..
Semoga aku bisa membangkitkan dan mengabadikan cintaku pada-Mu.
Tidak menjadikan diri-Mu kekasih yang selalu tersembunyi cintanya.
Seperti diri-Mu yang tak pernah melepas Rahmat dan kasih sayang-Mu padaku…
Semoga kurasa kenikmatan bersama-MU diantara air mata yang mengucur dan hati yang bergelora.
Aku tak mau diperingatkan uban dan kerentaan.
Aku memohon pada-Mu semoga hawa nafsuku yang bebal tersadarkan.

Ya Rabb, … yang Rahman dan Rahiim, … Pada-Mu aku meminta
Semoga di Ramadhan ini hamba bisa mendapat barokah-Mu …
Hingga hamba bisa lebih tulus dalam sujud untuk Mu …
Tiada kelu di lidahku tuk menyebut  keagungan Mu …

Iklan

13 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. cape ngeliat perseteruan para yang-bergelar-ahli-agama
    mo ibadah kok dibikin susah…

    # InsyaAllah hanya berbeda pendapat……, mudah-mudahan 🙂

  2. secara saya sih silahkan berbeda asal jangan dengan gampangnya mencap SESAT….
    beda awal puasa sah saja, yang salah ituh muslim yang gak puasa
    😀

    # mantep Kang, satuju……. 🙂

  3. Jadikan perbedaan itu pemersatu bukan pemecah. Tergantung kita menyikapi saja sebenarnya. Perbedaan akan tetap ada selagi manusia masih berfikir.

  4. Solusi untuk perbedaan ini adalah kembali ke manhaj yang haq, Ahlus sunnah wal jama’ah.
    Kembalikanlah kepada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah yang shahih, telah jelas Rasul memerintahkan kita untuk berpuasa dan berbuka (Ied) bersama pemerintah, karenanya dengan hal ini banyak terdapat kebaikan dan terhindar dari fitnah perpecahan.
    Insya Allah pemerintah kita sekarang masih muslim, selama mereka mendirikan kalimat Allah, mendirikan Shalat, WAJIB kita untuk taat selama perintahnya tidak untuk bermaksiat kepada Allah….. wallahu a’lam.

  5. waduh klo ahli agama dah ikut politik trus yang bimbing kita soal agama sapa yah

  6. moga da umur buat Ramdhan kali ni..

  7. cu in ramadhan

  8. sama… sama kok untuk taun ini… hehe

  9. Khem. insyaallah beda soalnya sekarang di kota baru 🙂

  10. dulunya di bali sekarang dimalang. Mau gak beda gimana. Wekekeke

  11. ah, selamat menjalankan ibadah puasa. semoga ibadah puasa kita tahun ini dapat membawa berkah bagi kita dan orang-orang di sekitar kita. amin 🙂

    *mirip kata-kata di kartu ucapan gak komennya?* hehehe.

  12. Pokonamah hayu urang mudik ka Ciamis sobat 🙂

  13. Kalo kata ustadz saya, selama pemimpin kita masih seorang muslim sok ikut aja ke pak presiden… mereka kan amir-nya

    Selamat berpuasa kang… trim’s sudah berkunjung


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: